LEMBAR KIRI

DALAM TAHAP PENYEMPURNAAN.....!!!

LEMBAR KANAN

Blog ini adalah Blog Catatan Pribadi Sela Rohim. Blog ini hanya digunakan sebagai media penyalur untuk berbagai tulisanku dan bertujuan untuk berbagi tentang hal apapun yang menarik untuk di publikasikan. Note : Blog baru dan Masih dalam tahap penyempurnaan.

BBM Terbatas, Pedagang Premium di Indramayu hanya dibatasi Beli 15 Liter

Update, 25 Agustus 2014. KBRN, Indramayu : Pedagang eceran BBM jenis Premium akhirnya gembira karena pasokan premium di SPBU muncul, setelah selama tiga hari berturut-turut pasokan premium tidak ada. Mereka memperoleh jatah pembelian premium di setiap SPBU hanya 15 liter.

Namun demikian, pedagang tersebut mencari cara agar dalam  membeli premium bisa mendapatkan banyak. Al hasil, mereka kerahkan anak dan keluarga untuk membeli bensin.

Dengan demikian, mereka mendapatkan premium sesuai dengan keinginannya, meskipun harus mengantri berjam-jam. Menurut Suwardi (54) pedagang eceran bensin di Kota Indramayu menuturkan kepada RRI, Minggu (24/8/2014) dilokasi bahwa dirinya mengajak keluarga untuk membeli BBM.

Dikatakannya, sudah tiga hari ini dirinya ditolak dalam pembelian bensin di SPBU, dengan alasan hanya dibutuhkan untuk kendaraan motor dan kendaraan mobil.

“Baru seumur-umur membeli BBM mengantri, kaya mengantri bagian jatah beras,” ujarnya.

Ia mengaku berjualan bensin sudah 15 tahun lamanya, tidak pernah terjadi dalam membeli premium dengan mengantri. Menurut Suwardi harga bensin per liter Rp6.500, mereka jual kepada konsumen di desanya per liter Rp7.000.

“Hanya untung Rp500, tapi ngantrinya cukup lumayan, melelahkan,” katanya.

Dijelaskan Suwardi,sekarang ini mengantri bukan lagi panjang 15 meter, tapi sudah mencapai antrian 300 meter warga yang mengisi bensin premium di setiap SPBU di Kota Indramayu. Sedangkan tempat tinggal Suwardi hampir 50 km dari rumah ke SPBU kota Indramayu.

Namun Ia lakoni demi kebutuhan warganya di desa, untuk tetap dilayani bagi keperluan mereka dalam melaksanakan aktifitasnya sehari-hari. Sampai kapan pemerintah dalam hal ini Pertamina dalam mengambil kebijakan rakyat akan kebutuhan BBM.

Kalaupun pemerintah akan menaikan harga BBM ya terus terang, biasanya diumumkan diberbagai media. Jangan sampai terjadi seperti sekarang ini,mau beli saja harus mengantri, sehingga waktu yang banyak terbuang untuk mendapatkan bensin. (Yusuf/SAS/WDA)

0 komentar:

Posting Komentar